Putri, Agiest Anggraini (2026) Hubungan Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil Berisiko Preeklampsia di Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
PENDAHULUAN_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Download (1MB)
BAB I_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Download (260kB)
BAB II_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Download (410kB)
BAB III_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Download (372kB)
BAB IV_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB) | Request a copy
BAB V_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Download (244kB)
LAMPIRAN_Agiest Anggraini Putri_20221660120.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (930kB) | Request a copy
Abstract
Latar belakang: Tingginya angka kejadian preeklampsia masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dapat memengaruhi kepatuhan dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC), sehingga deteksi dini komplikasi kehamilan menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil berisiko preeklampsia di Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 330 ibu hamil berisiko preeklampsia, dengan sampel sebanyak 77 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pengetahuan diperoleh menggunakan kuesioner sebanyak 15 pertanyaan, sedangkan kepatuhan ANC diukur berdasarkan jumlah kunjungan ANC. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 39 responden (50,6%).Sebagian besar responden patuh melakukan kunjungan ANC yaitu sebanyak 62 responden (80,5%), sedangkan 15 responden (19,5%) tidak patuh.Hasil analisis menggunakan Fisher's Exact Test menunjukkan p-value = 0,003 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil berisiko preeklampsia di Puskesmas Mulyorejo Kota Surabaya. Kesimpulan: penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan, maka semakin tinggi kepatuhan dalam melakukan kunjungan ANC. Edukasi kesehatan mengenai tanda bahaya kehamilan perlu terus ditingkatkan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan ANC dan mencegah komplikasi kehamilan, khususnya preeklampsia.
=======================================
Background: The high incidence of preeclampsia remains one of the leading causes of maternal and fetal morbidity and mortality. Insufficient knowledge among pregnant women regarding the danger signs of pregnancy may affect their compliance with Antenatal Care (ANC) visits, resulting in less optimal early detection of pregnancy complications. This study aimed to analyze the relationship between knowledge of pregnancy danger signs and compliance with Antenatal Care (ANC) among pregnant women at risk of preeclampsia at Mulyorejo Public Health Center, Surabaya. Methods: This study employed a quantitative method with a correlational analytic design using a cross-sectional approach. The study population consisted of 330 pregnant women at risk of preeclampsia, with a sample of 77 respondents selected using purposive sampling. Knowledge data were collected using a 15-item questionnaire, while ANC compliance was measured based on the number of ANC visits. Data were analyzed using Fisher's Exact Test. Results and Discussion: The results showed that most respondents had a moderate level of knowledge, with 39 respondents (50.6%). The majority of respondents were compliant with ANC visits, accounting for 62 respondents (80.5%), while 15 respondents (19.5%) were non-compliant. Fisher's Exact Test analysis showed a p-value of 0.003 (p < 0.05), indicating a statistically significant relationship between knowledge of pregnancy danger signs and Antenatal Care (ANC) compliance among pregnant women at risk of preeclampsia at Mulyorejo Public Health Center, Surabaya. Conclusion: The study concludes that better knowledge of pregnancy danger signs is associated with higher compliance with Antenatal Care (ANC) visits among pregnant women. Health education regarding pregnancy danger signs should be continuously strengthened to improve ANC compliance and prevent pregnancy complications, particularly preeclampsia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antenatal Care (ANC),Kepatuhan, Pengetahuan , Preeklampsia,Tanda Bahaya Kehamilan, Antenatal Care (ANC), Adherence, Knowledge, Preeclampsia, Pregnancy Danger Signs. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) P Language and Literature > PN Literature (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | AGIEST ANGGRAINI PUTRI |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 04:34 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 04:34 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/13884 |
