Faktor yang Memengaruhi Perilaku Pencegahan Penularan TBC pada Pasien Tuberkulosis

Sari, Aprillia Nur Ratna (2026) Faktor yang Memengaruhi Perilaku Pencegahan Penularan TBC pada Pasien Tuberkulosis. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[thumbnail of Pendahuluan_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf] Text
Pendahuluan_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab I_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf] Text
Bab I_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of Bab II_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf] Text
Bab II_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf

Download (385kB)
[thumbnail of Bab III_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf] Text
Bab III_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of Bab IV_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf] Text
Bab IV_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab V_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf] Text
Bab V_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf] Text
Daftar Pustaka_Aprillia Nur Ratna Sari_20221660055.pdf

Download (105kB)

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan tingkat penularan yang tinggi melalui droplet. Tingginya penyebaran infeksi dipicu oleh minimnya penerapan perilaku pencegahan dari penderita, seperti tidak memakai masker dan mengabaikan etika batuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan tuberkulosis pada penderita. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 120 responden penderita TBC yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner perlindungan pernapasan dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita (48,3%) masih memiliki perilaku pencegahan dalam kategori kurang. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,039), tingkat pendidikan (p<0,001), dan lama pengobatan (p=0,021) dengan perilaku pencegahan penularan TBC. Di sisi lain, jenis kelamin (p=0,788) dan pekerjaan (p=0,218) terbukti tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku tersebut. Kesimpulannya, tingkat pendidikan, usia, dan rentang waktu pengobatan merupakan penentu utama dalam penerapan perilaku pencegahan penularan. Peningkatan program edukasi promosi kesehatan yang spesifik sangat diperlukan guna menekan transmisi penyakit, selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pilar ketiga untuk menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera.

=================================================================================================

Tuberculosis (TB) remains a public health issue characterized by high transmission rates via respiratory droplets. The widespread nature of the infection is driven by the inadequate adoption of prevention behaviors among patients—such as failing to wear masks and disregarding cough etiquette. This study aimed to analyze factors associated with TB transmission prevention behaviors among patients. An analytical study design with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 120 TB patients selected through purposive sampling. Data were collected using a respiratory protection questionnaire and analyzed via the Chi-Square statistical test (significance level α=0.05). The results indicated that the majority of patients (48.3%) exhibited poor prevention behavior. Significant associations were found between age (p=0.039), education level (p&lt;0.001), and duration of treatment (p=0.021) with TB transmission prevention behavior. Conversely, gender (p=0.788) and occupation (p=0.218) showed no significant association with such behavior. In conclusion, education level, age, and treatment duration are key determinants in the implementation of transmission prevention behaviors. Enhanced, targeted health promotion and education programs are essential to curb disease transmission, aligning with the third Sustainable Development Goal (SDG)—ensuring healthy lives and promoting well- being.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis, Perilaku Pencegahan, Good Health and Well-being, Pengendalian Infeksi, Tuberculosis, Prevention Behavior, Good Health and Well-being, Infection Control
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: APRILLIA NUR RATNA SARI
Date Deposited: 19 Oct 2026 04:19
Last Modified: 19 Oct 2026 04:19
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/15195

Actions (login required)

View Item
View Item