Identifikasi Ketahanan Pangan Panti Asuhan Muhammadiyah Aisyiyah Kota Surabaya

Ummaroh, Kholifatull (2026) Identifikasi Ketahanan Pangan Panti Asuhan Muhammadiyah Aisyiyah Kota Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.

[thumbnail of Pendahuluan_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Pendahuluan_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf

Download (985kB)
[thumbnail of Bab I_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Bab I_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab II_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Bab II_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab III_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Bab III_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab IV_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Bab IV_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Bab V_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Bab V_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Daftar Pustaka_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf] Text
Lampiran_Kholifatull Ummaroh_20221660108.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Pendahuluan: Ketahanan pangan dalam panti asuhan merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan secara cukup, aman, bergizi, dan berkelanjutan melalui dimensi ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan. Namun, masih terdapat panti asuhan yang mengalami kerawanan pangan ringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui ketahanan pangan di Panti Asuhan Muhammadiyah Aisyiyah Kota Surabaya. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri atas 60 pengurus panti yang terlibat dalam pengelolaan pangan. Sampel sebanyak 52 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur empat dimensi ketahanan pangan, yaitu ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil dan Pembahasan: Sebanyak 50 responden (96,2%) termasuk kategori tahan pangan dan 2 responden (3,8%) mengalami rawan pangan ringan. Tidak ditemukan responden dalam kategori rawan pangan sedang maupun berat. Kondisi tersebut didukung oleh ketersediaan pangan yang memadai, akses pangan yang baik melalui dukungan sumber dana dan donatur, pemanfaatan pangan yang memperhatikan kebutuhan gizi anak, serta stabilitas pangan melalui pengelolaan pangan yang terencana. Diskusi: Ketahanan pangan di Panti Asuhan Muhammadiyah Aisyiyah Kota Surabaya secara umum berada dalam kategori baik. Upaya peningkatan tetap diperlukan melalui penguatan keberlanjutan sumber pendanaan, optimalisasi pengelolaan pangan, dan pengembangan sistem pangan berkelanjutan guna mencegah kerawanan pangan di masa mendatang.

================================================================================================

Introduction: Food security in orphanages is defined as the condition where food needs are met adequately, safely, nutritiously, and sustainably across the dimensions of availability, access, utilization, and stability. However, some orphanages still experience mild food insecurity. Objective: This study aimed to assess the food security status at the Muhammadiyah Aisyiyah Orphanage in Surabaya City. Methods: A quantitative descriptive study with a cross-sectional design was conducted. The population consisted of 60 orphanage staff members involved in food management. A sample of 52 respondents was selected using purposive sampling. Data were collected via a questionnaire measuring the four dimensions of food security: availability, access, utilization, and stability. Analysis was performed descriptively using frequency distributions and percentages. Results and Discussion: Fifty respondents (96.2%) were classified as food secure, while two respondents (3.8%) experienced mild food insecurity. No respondents fell into the moderate or severe food insecurity categories. This status was supported by adequate food availability, good access to food through funding sources and donors, food utilization that considers children's nutritional needs, and food stability achieved through planned food management. Discussion: Overall, food security at the Muhammadiyah ‘Aisyiyah Orphanage in Surabaya City is in a good category. However, efforts to further improve the situation remain necessary—such as securing funding sources, optimizing food management, and developing sustainable food systems—to prevent future food insecurity.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ketahanan pangan, panti asuhan, ketersediaan pangan, akses pangan, pemanfaatan pangan, stabilitas pangan, food security, orphanages, food availability, food access, food utilization, food stability. food security, orphanages, food availability, food access, food utilization, food stability.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RT Nursing
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: 04. Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: KHOLIFATULL UMMAROH
Date Deposited: 28 Oct 2026 01:41
Last Modified: 28 Oct 2026 01:41
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/15662

Actions (login required)

View Item
View Item