Roehan, Roehan (2026) Sinergi LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) dan Sekolah Muhammadiyah melalui Program Orang Tua Asuh dalam Meningkatkan Aksesibilitas Pendidikan di Perguruan Muhammadiyah Brangsi, Laren, Lamongan. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Pendahuluan_Roehan_20242550031.pdf
Download (947kB)
Bab I_Roehan_20242550031.pdf
Download (1MB)
Bab II_Roehan_20242550031.pdf
Download (1MB)
Bab III_Roehan_20242550031.pdf
Download (1MB)
Bab IV_Roehan_20242550031.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Bab V_Roehan_20242550031.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Daftar Pustaka_Roehan_20242550031.pdf
Download (1MB)
Lampiran_Roehan_20242550031.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (505kB)
Abstract
Aksesibilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) hadir sebagai institusi pengasuhan alternatif bagi anak yang kehilangan hak pengasuhan keluarganya, sementara sekolah Muhammadiyah memiliki jaringan luas dalam penyelenggaraan pendidikan.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis sinergi antara LKSA dan sekolah Muhammadiyah melalui program orang tua asuh di Perguruan Muhammadiyah Brangsi Laren Lamongan; (2) mendeskripsikan kontribusi program orang tua asuh dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi anak; dan (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program orang tua asuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara LKSA dan sekolah Muhammadiyah diwujudkan melalui kolaborasi dalam pemberian beasiswa pendidikan, layanan pendidikan gratis dari jenjang dasar hingga menengah, serta pendampingan psikologis dan spiritual bagi anak asuh. Program orang tua asuh berkontribusi secara signifikan dalam membuka akses pendidikan bagi anak, memberikan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan meningkatkan kualitas diri anak asuh. Faktor pendukung utama meliputi komitmen institusi dan nilai-nilai keislaman yang diimplementasikan melalui semangat QS Al-Ma'un, sedangkan faktor penghambat antara lain keterbatasan finansial dan minimnya motivasi belajar anak asuh. Manfaat penelitian ini memberikan kontribusi pengembangan konsep sinergi lembaga sosial dan pendidikan, serta secara praktis menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pengelola LKSA, sekolah Muhammadiyah, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi anak-anak dari kelompok rentan.
==================================================================================================
Educational accessibility for children from underprivileged families remains a serious challenge in Indonesia. Child Welfare Institutions (LKSA) serve as alternative care institutions for children whose parental rights have been terminated, while Muhammadiyah schools have extensive networks for providing education.
This study aimed to: (1) analyzed the synergy between LKSA and Muhammadiyah schools through the foster parent program at Perguruan Muhammadiyah Brangsi Laren Lamongan; (2) described the contribution of the foster parent program in improving educational accessibility for children; and (3) identified supporting and inhibiting factors in the implementation of the foster parent program. This research used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including in-depth interviews, observations, and document analysis.
The results showed that the synergy between LKSA (National Children’s Empowerment Institution) and Muhammadiyah schools is realized through collaboration in providing educational scholarships, free educational services from elementary to secondary levels, and psychological and spiritual support for foster children. The foster parent program significantly expanded access to education for children, motivates them to continue their education to higher levels, and improves the quality of life for foster children. Key supporting factors included institutional commitment and Islamic values, implemented through the spirit of QS Al-Ma’un, while inhibiting factors include financial constraints and limited motivation among foster children to learn. The benefits of this research contributed to the development of the concept of synergy between social and educational institutions and, in practical terms, serve as evaluation materials and recommendations for LKSA managers, Muhammadiyah schools, and policymakers to increase educational accessibility for children from vulnerable groups.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sinergi, LKSA, Sekolah Muhammadiyah, Orang Tua Asuh, Aksesibilitas Pendidikan |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion H Social Sciences > HA Statistics H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | 01. Fakultas Studi Islam dan Peradaban > S2 Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Roehan Roehan |
| Date Deposited: | 06 Nov 2026 08:42 |
| Last Modified: | 06 Nov 2026 08:42 |
| URI: | https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/15804 |
