Rancang Bangun Wastafel dan Portal Otomatis dengan Mempertimbangkan Antropometri Guna Mencegah Penularan Covid19

M. Hanifuddin Hakim, Hanif and Rudi Irmawanto, Rudi and poniman , poniman Rancang Bangun Wastafel dan Portal Otomatis dengan Mempertimbangkan Antropometri Guna Mencegah Penularan Covid19. Jurnal Resistor, 4 (1). pp. 29-36. ISSN 2621-9700

[thumbnail of Rancang_Bangun_Wastafel_dan_Portal_Otomatis_dengan_Mempertimbangkan_Antropometri_Guna_Mencegah_Penularan_Covid19_(2).pdf]
Preview
PDF
Rancang_Bangun_Wastafel_dan_Portal_Otomatis_dengan_Mempertimbangkan_Antropometri_Guna_Mencegah_Penularan_Covid19_(2).pdf

Download (600kB) | Preview
[thumbnail of Cek_Plagiasi_Rancang_Bangun_Wastafel_dan_Portal_Otomatis_dengan_Mempertimbangkan_Antropometri_Guna_Mencegah_Penularan_Covid19.pdf]
Preview
PDF
Cek_Plagiasi_Rancang_Bangun_Wastafel_dan_Portal_Otomatis_dengan_Mempertimbangkan_Antropometri_Guna_Mencegah_Penularan_Covid19.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of Rancang Bangun Wastafel dan Portal Otomatis dengan Mempertimbangkan Antropometri Guna Mencegah Penularan Covid19]
Preview
PDF (Rancang Bangun Wastafel dan Portal Otomatis dengan Mempertimbangkan Antropometri Guna Mencegah Penularan Covid19)
Peer_Reviewer_Resistor.pdf

Download (408kB) | Preview

Abstract

Coronavirus yang merajalela pada tahun 2019 (Covid19) mempunyai karakteristik mudah menular, sehingga menjadikan virus ini sangat berbahaya. Meskipun Vaksin sudah ditemukan, protokol kesehatan masih harus diterapkan setidaknya selama 4 tahun kedepan. Salah satu protokol kesehatan yaitu selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Akan tetapi pada saat mencuci tangan, orang akan tetap menyentuh keran air dan botol sabun, padahal hal ini sangat berpotensi menjadi salah satu media penularan virus. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghindari sentuhan fisik saat mencuci tangan. Alat ini dilengkapi dengan portal pendeteksi suhu yang berfungi melakukan screening untuk memastikan orang yang akan masuk tidak sedang mengalami demam. Pengembangan teknologi dalam penelitian ini menggunakan metode rancang bangun (research and development). Desain yang dibuat mempertimbangkan Antropometri orang Indonesia. Sehingga Teknologi Tepat Guna (TTG) tersebut dapat memberikan rasa nyaman dan aman saat digunakan. Dari hasil pengujian alat, menunjukkan sensor MLX90614 (temperatur) memiliki tingkat kesalahan rata-rata pengukuran sebesar 0.213ºC atau sekitar 0.58%, sedangkan sensor PIR (jarak) memiliki tingkat sukses 90%. Secara keseluruhan sistem otomatis pada wastafel dan portal dapat berjalan dengan baik.

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurnal > Fakultas Teknik
Depositing User: Hanifuddin Hakim Hanifuddin
Date Deposited: 22 Jun 2022 10:46
Last Modified: 22 Jun 2022 10:46
URI: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/6273

Actions (login required)

View Item
View Item